Creation Details
Panel prompts:
- #1“Pagi itu, kota berjalan seperti biasanya. Suara kendaraan memenuhi jalan raya. Orang-orang berangkat bekerja, anak-anak berlari menuju sekolah, dan pedagang mulai membuka toko mereka. Tidak ada yang menyangka bahwa beberapa kilometer dari pusat kota, sesuatu sedang bergerak di balik pepohonan. Tanah bergetar. DUUM! Seekor makhluk raksasa keluar dari kawasan hutan dan menginjak jalan raya. Tubuhnya menyerupai monster liar dengan kulit keras, cakar panjang, dan rahang besar yang dipenuhi gigi taja”
- #2“Jauh dari pusat kota, di sebuah kompleks besar yang tersembunyi di luar wilayah perkotaan, alarm yang berbeda mulai berbunyi. WEEOOO— WEEOOO— Para anggota yang sedang berada di dalam markas langsung menghentikan aktivitas mereka. Di sebuah ruangan besar, puluhan orang mengenakan seragam tempur berwarna hitam berdiri di hadapan layar informasi. Di layar tersebut terpampang satu kata: KAIJU”
- #3“Seorang pria berdiri di depan mereka. Dia adalah wakil ketua Divisi Api. "Target dikonfirmasi. Kaiju biasa." Beberapa anggota mengambil senjata mereka. "Militer sudah melakukan evakuasi. Kita mendapat perintah untuk melakukan eliminasi." Dia melihat jam tangannya. "Ketua belum datang?" Tidak ada jawaban. Salah seorang anggota mengangkat tangan. "Belum, Wakil." Wakil ketua menghela napas. "Bukankah dia sendiri yang meminta semua anggota berkumpul pukul tujuh?" "Benar."”
- #4“Jam menunjukkan pukul 07.32. Kemudian pintu ruangan terbuka. BRAK! Seorang perempuan berambut panjang masuk dengan langkah cepat. Seragamnya belum sepenuhnya rapi. Dia membawa Scythe di tangannya. "Maaf terlambat." Semua orang menatapnya. Wakil ketua menyipitkan mata. "Ketua Vera." Vera berhenti. "Apa?" "Anda baru bangun?" Ruangan mendadak hening. Vera menatapnya beberapa detik. "...Tidak penting." Beberapa anggota menahan tawa. Vera berjalan menuju layar tanpa memperdulikan mer”
- #5“Jam menunjukkan pukul 07.32. Kemudian pintu ruangan terbuka. BRAK! Seorang perempuan berambut panjang masuk dengan langkah cepat. Seragamnya belum sepenuhnya rapi. Dia membawa Scythe di tangannya. "Maaf terlambat." Semua orang menatapnya. Wakil ketua menyipitkan mata. "Ketua Vera." Vera berhenti. "Apa?" "Anda baru bangun?" Ruangan mendadak hening. Vera menatapnya beberapa detik. "...Tidak penting." Beberapa anggota menahan tawa. Vera berjalan menuju layar tanpa memperdulikan mer”
- #6“Beberapa menit kemudian, kendaraan tempur THE SCYTE REAPER melaju menuju sektor 07. Di kejauhan, kepulan asap terlihat memenuhi langit. Suara ledakan terdengar bertubi-tubi. BOOM! Vera berdiri di dalam kendaraan sambil melihat keadaan melalui jendela. Militer sudah berhasil mengevakuasi sebagian besar warga. Pasukan bersenjata menembakkan senjata berat ke arah Kaiju. DOR! DOR! DOR! Namun serangan tersebut hanya membuat monster itu semakin marah. Vera berdiri. "Berhenti." Kendaraan ber”
Art Style: Classic Action
Color Mode: Black & White
Panels: 6
Created: