Creation Details
Panel prompts:
  1. #1Di hadapan kantor mayat. Udara terasa berat dengan aroma disinfektan. Cahaya lampu fluoresen yang pucat menimpa wajah-wajah yang penuh duka. Tasya: "Dia pergi... kenapa Alex pergi?" Wati: "Tahan, Tasya. Kita harus kuat... untuk Ayah." Tasya menekan wajahnya ke bahu Wati, tubuhnya gemetar. Wati mengusap punggung Tasya dengan gerakan perlahan, matanya tetap tertuju pada peti tertutup di depan. Sudut ruang kantor mayat yang sunyi. Hanya terdengar suara tangisan yang tertahan. Dinding putih terasa d
Art Style: Cinematic Anime
Color Mode: Black & White
Panels: 1
Created:
Pelukan Terakhir di Sunyi - AI Manga | Mangii | Mangii