Creation Details
Panel prompts:
- #1“CHAPTER 1 — AWAL DUKUNGAN PANEL 1 (Gambar kota Tuban sore hari. Anak-anak bermain bola di jalan.) NARASI: Di kota kecil bernama Tuban… sepak bola bukan sekadar hiburan. Ia adalah harga diri kota. PANEL 2 (Kins kecil memakai jersey hijau lusuh melihat pertandingan Persatu Tuban dari luar pagar stadion.) KINS KECIL: “Suatu hari… aku bakal dukung tim ini sampai kapan pun.” PANEL 3 (Suasana tribun utara penuh warna hijau. Asap flare hijau menyala.) NARASI: Di tribun utara… berdiri kelompok besar bernama Ronggomania. Aliran mereka: MANIA. Penuh nyanyian, genderang, dan warna hijau kebanggaan. PANEL 4 (Tribun selatan gelap dengan bendera hitam besar bertuliskan “TUBAN SUD LEGION”.) NARASI: Sedangkan di selatan… ada kelompok ultras bernama Tuban Sud Legion. Hitam menjadi identitas mereka. Lebih militan. Lebih loyal. Lebih brutal dalam dukungan. PANEL 5 (Kins remaja melihat tribun selatan dengan kagum.) KINS: “Aku tahu tempatku… di sana.””
- #2“CHAPTER 2 — TRIBUN SELATAN PANEL 1 (Kins pertama kali masuk tribun selatan memakai syal hitam-hijau.) CHANT TRIBUN: “PERSATU… SAMPAI MATI!!” PANEL 2 (Leader tribun berdiri di pagar memimpin chant.) CAPO SUD LEGION: “Di sini bukan soal menang atau kalah!” “Di sini soal LOYAL!” PANEL 3 (Kins ikut menyanyi sambil menahan air mata.) KINS (batin): “Aku akhirnya pulang…” PANEL 4 (Persatu Tuban kalah di Liga 4. Pemain tertunduk.) NARASI: Musim demi musim… Persatu jatuh… dihina… diremehkan… PANEL 5 (Suporter tetap bernyanyi walau hujan deras.) SELURUH TRIBUN SELATAN: “Tak peduli liga berapa… kami tetap ada!””
- #3“CHAPTER 3 — PERJUANGAN DARI LIGA 4 PANEL 1 (Kins sudah dewasa. Mengecat banner tengah malam.) TEMAN KINS: “Capek juga ya dukung tim yang nggak naik-naik.” KINS: “Kalau cuma datang saat juara… itu penonton. Bukan keluarga.” PANEL 2 (Bus pemain rusak di perjalanan tandang. Suporter membantu dorong bus.) NARASI: Mereka bukan cuma suporter… Mereka bagian dari perjuangan. PANEL 3 (Persatu akhirnya promosi ke Liga 3. Stadion penuh flare hijau dan hitam.) NARASI: Dan hari itu… Tangisan loyalitas berubah jadi harapan. PANEL 4 (Kins memeluk ayahnya di tribun.) AYAH KINS: “Kamu benar-benar nggak pernah ninggalin Persatu…” KINS: “Karena rumah nggak pernah ditinggalkan.””
- #4“CHAPTER 4 — MENUJU LIGA 1 PANEL 1 (Montage perjalanan musim demi musim. Liga 3 → Liga 2.) NARASI: Tahun berlalu… Generasi berganti… Tapi satu hal tetap sama… PANEL 2 (Kins kini jadi capo kecil di tribun selatan.) KINS: “SUARA KITA HARUS LEBIH KERAS DARI RASA TAKUT!” PANEL 3 (Final promosi Liga 1. Menit akhir. Persatu mencetak gol.) SFX: “GOOOOLLLLL!!” PANEL 4 (Stadion Bumi Wali meledak oleh chant dan flare.) RONGGOMANIA: “HIJAU! HIJAU! HIJAU!” TUBAN SUD LEGION: “ULTRAS NEVER DIE!” PANEL 5 (Kins menangis sambil memegang syal hitam.) KINS: “Dari Liga 4… sampai Liga 1…” “Kita akhirnya sampai…””
Art Style: Classic Action
Color Mode: Full Color
Panels: 4
Created: